UA-82266412-1

Blog Archives

Implementasi Penggunaan Google Form dan URL Shortener Untuk Kegiatan Open Recruitment Asisten Praktikum di Laboratorium Kimia Anorganik

google-forms

(Picture from http://dailygenius.com)

Laboratorium Kimia Anorganik merupakan salah satu Laboratorium pendidikan yang terdapat di Departemen Kimia FMIPA IPB. Sebagai laboratorium pendidikan, penyelenggaraan praktikum merupakan kegiatan pelayanan utama yang harus dilakukan dengan baik oleh Laboratorium Kimia Anorganik. Setiap penyelenggaraan praktikum diperlukan asisten praktikum yang bertugas memberikan  pengarahan langsung tentang prosedur kerja percobaan dan memberikan penilaian terhadapa praktikan. Asisten praktikum harus memiliki kompetensi yang baik dan memahami materi praktikum. Asisten praktikum harus merupakan mahasiswa yang telah mendapat praktikum dari mata kuliah yang bersangkutan. Hal tersebut membuat harus adanya suatu sistem open recruitment asisten yang mampu menyeleksi calon asisten dengan baik.

Pada awal penyelenggaraan open recruitment asisten di laboratorium kimia anorganik, semua dilakukan secara manual dengan cara mahasiswa mendaftar secara manual pada kertas berbentuk form isian lalu diseleksi sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh dosen koordinator. Seiring berkembangnya zaman maka terdapat fasilitas dari google untuk membuat form secara online yang dapat diintegrasikan dengan akun email. Hal ini dapat mempermudah proses pendaftaran mahasiswa untuk menjadi calon asisten tanpa harus membuang banyak kertas dan waktu karena dapat diakses melalu smartphone. Setelah form online yang terintegrasi dengan email laboratorium kimia anorganik selesai dibuat, maka alamat form onlinenya dapat lebih disederhanakan dan dimodifikasi sehingga lebih mudah untuk diakses yaitu menggunakan bit.ly shortener. Berikut ini langkah-langkah pembuatan form online dan url shortener dengan bit.ly. Langkah pertama adalah dengan sign in dengan akun google laboratorium kimia anorganik (inorganiclab.ipb@gmail.com) Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share

5 Program Pengelolaan Laboratorium Yang Penting Untuk Menunjang Kegiatan Praktikum Dan Penelitian

program pengelolaan laboratorium(Picture from http://rhizomananopropolis.com)

Laboratorium merupakan sarana penunjang kegiatan perkuliahan yang sangat penting untuk praktikum dan penelitian mahasiswa. Setiap semester pada satu tahun akademik perkuliahan di perguruan tinggi selalu ada kegiatan praktikum karena jurusan sains seperti kimia ini memerlukan jam praktikum untuk menggali dan memahami konsep dasar yang telah dipelajari secara teori diperkuliahan dengan dosen. Laboratorium Kimia Anorganik yang merupakan laboratorium yang berada di Divisi Kimia Anorganik Departemen Kimia FMIPA IPB memiliki jadwal praktikum disetiap semesternya. Pada semester ganjil terdapat praktikum tekhnik sintesis bahan anorganik dan pada semester genap terdapat paraktikum kimia anorganik dan kimia biologis.

Kegiatan  praktikum ini sangat penting untuk menunjang kompetensi mahasiswa dalam bidang ilmu kimia anorganik dan bioanorganik, maka dari itu untuk meningkatkan kualitas layanan laboratorium, diperlukan suatu program pengelolaan laboratorium regular setiap tahun agar  terdapat acuan yang jelas mengenai arah perkembangan laboratorium di masa yang akan datang. Tujuan dari pembuatan program pengelolaan laboratorium ini adalah untuk memberikan gambaran kegiatan laboratorium yang meliputi kegiatan paraktikum dan penelitian serta sebagai acuan program yang akan direalisasikan satu tahun kedepan selain program yang telah berjalan di tahun sebelumnya, sehingga lebih teraktualisasi dan terarah dalam mendukung visi dan misi Departemen Kimia FMIPA IPB. Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share

pH Meter : Alat Pengukur Tingkat Keasaman Sampel Dalam Fase Larutan Secara Kuantitatif

image_13119pH adalah ukuran atau derajat asam atau basanya suatu zat. Dalam kegiatan analisis baik kualitatif maupun kuantitatif, pengukuran ph sangat penting karena mempengaruhi reaksi yang terjadi selama proses analisis. Terdapat beberapa reaksi yang sangat  dipengaruhi oleh pH diantaranya yaitu reaksi pelarutan logam. reaksi kesetimbangan pembentukan kompleks logam yang menghasilkan warna untuk pengukuran di spektrofotometer sinar tampak, reaksi pembentukan endapan, reaksi pembentukan warna asam dan basa pada senyawa metabolit sekunder yang dapat dijadikan indikator asam basa alami dan reaksi kesetimbangan asam basa pada pembentukan larutan penyangga (Buffer) dan reaksi hidrolisis garam. Begitu pentingya pengukuran nilai pH dalam reaksi kimia, maka keakuratan nilai pengukuran pH harus begitu diperhatikan. Nilai pH dapat dikuantitasi dengan baik dengan menggunakan pH meter. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin tinggi, alat pH meter telah mampu menghasilkan data digital dengan ketelitian dua digit angka dibelakang koma. Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share