Blog Archives

Biology Ebook: Practical Handbook of Microbiology Second Edition Edited By Emanuel Goldman and Lorrence H. Green

Handbook of MicrobiologyThe first edition of the Practical Handbook of Microbiology was published in 1989. Since that time, the field of microbiology has undergone many changes and has grown to encompass other disciplines as well. New chapters have been added and a number of chapters from the first edition were dropped. Tables in the first edition that were outdated have been replaced by tables in the individual chapters. This edition also contains a new broad and concise survey table of selected eubacteria. Areas generally considered part of microbiology that were not covered or covered only briefly in the first edition are now included with comprehensive introductory chapters. This book was written to provide basic knowledge and practical information about working with microorganisms, in a clear and concise form. Although of use to anyone interested in the subject matter, the book is intended to especially benefit two groups of microbiologists: people trained as microbiologists who are highly specialized in working with one specific area of microbiology; and people who have been trained in other disciplines and use microorganisms as simply another tool or chemical reagent. Read more »

Biology Ebook: Laboratory Excercise In Microbiology By Prescott Harley 5th Edition

laboratory excercise

Prescott, Harley and Klein’s 5th edition provides a balanced, comprehensive introduction to all major areas of microbiology. Because of this balance, Microbiology, 5/e is appropriate for students preparing for careers in medicine, dentistry, nursing, and allied health, as well as research, teaching, and industry. Biology and chemistry are prerequisites.

Brief content of Laboratory Excercise in Microbiology:

Laboratory Skills
A student successfully completing basic microbiology will demonstrate the ability to
1. Use a bright-field light microscope to view and interpret slides, including
a. correctly setting up and focusing the microscope
b. proper handling, cleaning and storage of the microscope
c. correct use of all lenses
d. recording microscopic observations
2. Properly prepare slides for microbiological examination, including
a. cleaning and disposal of slides
b. preparing smears from solid and liquid cultures
c. performing wet-mount and/or hanging drop preparations
d. performing Gram stains Read more »

Analisis Kuantitatif Mikrob Pelarut Phosfat Secara Plate Count Dengan Media Pikovskaya

koloni bakteri pelarut phosfatUnsur P (Phosfor) merupakan unsur yang penting dan termasuk mineral makro dalam tanaman sehingga ketersediaannya di dalam tanah sebagai media tumbuh harus tinggi. Unsur P dalam tanah berbentuk phosfat yang terikat dengan koloid tanah. Phosfat dalam tanah tersedia dalam bentuk bebas dan terikat namun yang dapat diserap oleh akar tanaman adalah phosfat dalam bentuk bebas. sebagian beasar tanah di indonesia memiliki kandungan phosfat tinggi namun dalam keadaan yang terikat sehingga tidak dapat diserap oleh tanaman. hal ini mengakibatkan tanaman kekurangan phosfat sehingga petani melakukan pemupukan phosfat dalam jumlah banyak. Dampak negatif dari penggunajan pupuk phosfat sebagai pupuk kimia adalah meningkatkan kandungan residu phosfat yang tinggi sehingga menyebabkan banyak phosfat yang terikat dengan koloid dalam tanah bukan sebagi phosfat bebas yang dapat diserap tanaman. Read more »

Metode Analisis Mikroba Penambat N (Nitrogen): Azotobacter sp dan Azospirillum sp

Tanah merupakan media tempat tumbuhnya tanaman yang harus mengandung unsur hara dan air yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Salah satu unsur hara yang penting untuk tanaman adalah unsur nitrogen (N) yang terdapat secara bebas di udara. Agar jumlah unsur nitrogen di tanah dapat terpenuhi, maka diperlukan bantuan mikroba yang dapat menangkap nitrogen bebas dari udara atau disebut juga mikroba penambat N. Azospirillum sp dan Azotobacter sp merupakan mikroba penambat N yang biasa digunakan sebagai mikroba dalam pupuk hayati. Tentu saja jumlah populasi kedua mikroba penambat N tersebut harus memenuhi spesifikasi pupuk hayati yang telah ditentukan, maka dari itu diperlukan metode analisis untuk menentukan jumlah populasi mikroba penambat N tersebut.

azotobacter Read more »