UA-82266412-1

Blog Archives

X-Ray Fluorescence Spectrometer (XRF)

xrf venus mini 100X-Ray Fluorescence Spectrometer (XRF) Philips Venus

(Picture from http://www.professionalsystems.pk)

Alat X-Ray Fluorescence Spectrometer (XRF) memanfaatkan sinar X sebagai sumber energi radiasinya dengan panjang gelombang antara 100 A sampai 0,1 A dan memiliki energi yang besar. Alat XRF mempunyai keunggulan analisis yaitu lebih sederhana, preparasi sampelnya tidak rumit hanya dibentuk menjadi pelet, dan waktu yang dipergunakan untuk satu kali pengukuran hanya 300 detik. Alat XRF bersifat tidak merusak sampel ketika proses analisisnya (nondestruktif). Alat XRF dapat menganalisis unsur-unsur yang membangun material, namun untuk unsur ringan tidak dapat teridentifikasi. Terdapat 2 jenis XRF berdasarkan perangkat dalam analisisnya yaitu Energy Dispersive X-Ray Fluorescence (ED XRF) yang membedakan setiap radiasi fluoresens spesifik dari suatu unsur berdasarkan energi foton yang dihasilkan setelah proses radiasi dan Wavelength Dispersive X-Ray Fluorescence (WD XRF) yang memisahkan setiap radiasi fluoresens sinar X ke sudut refleksi tertentu berdasarkan panjang gelombangnya (Gosseau 2009). Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share

Spectronic 20D+, Alat Spektrofotometer Digital Generasi Pertama Untuk Kegiatan Penelitian dan Praktikum

UntitledKegiatan analisis yang dilakukan di laboratorium dapat dilakukan secara kualitatif maupun kuantitatif. Analisis yang dilakukan secara kuantitatif tentunya memerlukan suatu instrument yang dapat mengukur kadar suatu zat dalam sampel secara akurat. Salah satu metode yang dapat dilakukan yaitu secara spektrofotometri. Metode ini didasarkan pada prinsip adanya interaksi antara analat dalam sampel dengan radiasi yang diberikan. Jenis radiasi yang diberikan dapat berupa sinar tampak, sinar UV, sinar inframerah maupun sinar X yang memiliki panjang gelombang dan energi radiasi yang berbeda. Salah satu jenis alat yang terdapat di laboratorium kimia anorganik yang menggunakan metode spektrofotometri adalah alat Spectronic 20D+. Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share

Metode Analisis Kuantitatif Total Karbon Organik (C-Organik) Dalam Sampel Tanah dan Tanaman Secara Spektrofotometri

karbon organik(Picture from http://2.bp.blogspot.com)

Preparasi Sampel

Contoh disebarkan di atas tampah yang dialasi kertas sampul. Label karton yang berisi nomor laboratorium contoh diselipkan di bawah kertas. Akar-akar atau sisa tanaman segar, kerikil, dan kotoran lain dibuang. Bongkahan besar dikecilkan dengan tangan. Simpan pada rak di ruangan khusus bebas kontaminan yang terlindung dari sinar matahari atau dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 40oC. Contoh ditumbuk pada lumpang porselen atau mesin giling dan diayak dengan ayakan dengan ukuran lubang 2 mm. Simpan dalam botol yang sudah diberi nomor contoh. Contoh < 0,5 mm diambil dari contoh <2 mm, digerus atau digiling dan diayak dengan ayakan 0,5 mm. Lumpang, ayakan dan alat-alat lainnya harus bersih sebelum dipakai untuk contoh berikutnya. Simpan contoh yang akan dianalisis kandungan karbon organik di ruang contoh yang dekat dengan ruang timbang. Setelah selesai dianalisis disimpan dalam gudang penyimpanan contoh untuk jangka waktu tertentu agar memudahkan bila diperlukan pengulangan analisis. Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share