UA-82266412-1

Blog Archives

Penemuan Hukum Dasar Kimia: Kekekalan Massa (Lavoisier) dan Gas (Avogadro)

Hukum dasar kimia

Chemistry Reaction (Picture from http://oceaneduacademy.com)

Agustus merupakan bulan kedelapan dalam sistem penanggalan masehi. Orang-orang yang lahir di bulan agustus akan bernaung dalam zodiak Leo dan Virgo yang terkenal dengan sifat tegas, perfeksionis, dan memiliki idealisme hidup yang tinggi. Agustus adalah bulan yang spesial karena pada bulan ini telah lahir dua orang ilmuan kimia dengan teori yang menjadi hukum dasar kimia, mereka adalah Lavoisier dan Avogadro. Ilmuan kimia pertama yaitu Antoine-Laurent de Lavoisier atau dikenal dengan Lavoisier yang lahir di Paris pada tanggal 26 Agustus 1743 dan meninggal di Place de la Concorde pada tanggal 8 Mei 1794 (usia 50 tahun). Lavoisier merupakan salah satu ilmuan yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ilmu kimia dengan menemukan salah satu hukum dasar kimia yang begitu penting yaitu tentang hukum kekekalan massa serta memberikan penamaan untuk unsur oksigen dan kontribusi unsur tersebut dalam proses pembakaran. Ilmuan kimia kedua adalah Amedeo Avogadro atau dikenal dengan Avogadro yang lahir di Turin,Italia pada tanggal 9 Agustus 1776 dan meninggal di Turin pada tanggal 9 Juli 1856 (usia 79 tahun). Avogadro menemukan teori tentang atom-molekul dan menyadari bahwa unsur-unsur bisa ada dalam bentuk molekul dan bukan sebagai atom individu. Kontribusi terbesarnya bagi hukum dasar kimia adalah hukum Avogadro yang menyatakan bahwa volume gas yang sama di bawah kondisi temperatur dan tekanan konstan akan mengandung jumlah molekul gas yang sama. (https://www.thefamouspeople.com)

Read more »

Alat Konduktometer: Alat Pengukur Daya Hantar Listrik Pada Larutan Dalam Kegiatan Penelitian dan Praktikum di Laboratorium

CyberScanCON510Berdasarkan daya hantar listriknya, suatu larutan dapat dibedakan menjadi larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan non elektrolit. Hal tersebut didasarkan pada derajat ionisasi dari zat yang terlarut didalamnya. Salah satu cara secara kuantitatif untuk mengetahui sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya yaitu dengan mengukur larutan tersebut dengan alat konduktometer. Nila daya hantar listrik yang terukur oleh alat konduktometer merupakan nilai daya hantar ekivelan yang didefiniskan sebagai kemampuan suatu zat terlarut untuk meghantarkan arus listrik pada satu gram berat ekivalen zat terlarut tersebut di antara dua elektroda dengan jarak 1 cm. Definis dari berat ekivalen zat itu sendiri adalah berat molekul zat dibagi dengan jumlah muatan ion positif dan negatifnya. Daya hantar ekivalen pada larutan encer diberi simbol yang nilainya tertentu untuk setiap jenis ion. Konduktometer merupakan alat yang memerlukan prosedur pemakaian khusus karena terkait dengan sensitivitas pengukurannya yang harus selalu dijaga agar tetap mendapatkan hasil pengukuran yang memiliki akurasi tinggi. Berikut ini instruksi kerja dari konduktometer yang perlu diperhatikan. Read more »

Fasilitas Praktikum dan Penelitian Mahasiswa: Laboratorium Divisi Kimia Anorganik Di Gedung Baru Departemen Kimia FMIPA IPB Untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan

Laboratorium Penelitian

Laboratorium Penelitian Divisi Kimia Anorganik Di Gedung Baru

Setelah sempat berpindah-pindah gedung, Alhamdulillah akhirnya Departemen Kimia FMIPA IPB memiliki gedung sendiri dengan berbagai fasilitas yang mendukung proses kegiatan perkuliahan dan praktikum. Fasilitas yang sangat diutamakan tentunya adalah laboratorium karena  kegiatan praktikum dan penelitian mahasiswa yang dilakukan di laboratorium merupakan sarana aplikasi ilmu kimia. Gedung Departemen Kimia terdiri dari tiga level dan dua wing. Level satu wing satu merupakan area untuk Laboratorium Divisi Kimia Organik dan level dua wing dua merupakan area untuk Laboratorium Divisi Kimia Analitik. Level dua wing satu merupakan area untuk Laboratorium Divisi Kimia Fisik dan level dua wing dua merupakan area untuk Divisi Kimia Anorganik. Level tiga wing satu merupakan area sekertariat Departemen Kimia dan level tiga wing dua merupakan area Laboratorium Bersama.

Read more »

Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional IPB 2018: Strategi Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jabatan Fungsional

Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional IPB 2018Panitia, Para Pejabat dan Nara Sumber Pada Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional IPB 2018

Pada hari kamis dan jumat tanggal 8 – 9 Februari 2018 telah dilaksanakan Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional IPB 2018 dengan tema “Strategi Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jabatan Fungsional”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengembangan ASN sebagai sumber daya manusia yang harus selalu berkembang baik dalam sisi kompetensi maupun karirnya. Seiring berkembangnya zaman, perubahan sistem pengelolaan sumber daya tersebut  harus dirubah dari  perspektif  lama yaitu sistem manajemen kepegawaian yang hanya menekankan pada adanya hak dan kewajiban individual pegawai, menuju pespektif baru yang lebih menekankan pada manajemen pengembangan sumber daya manusia secara strategis (strategic human resource management) sehingga mampu menghasilkan ASN yang memiliki pola pikir yang dinamis dan dapat melaksanakan tugas serta fungsinya dalam pemerintahan dengan berbagai tantangan global yang dihadapi bangsa Indonesia. Read more »