UA-82266412-1

Blog Archives

Tabel Konversi Bahan Kimia: Tabel Mudah Dan Praktis Sebagai Acuan Pembuatan Larutan Di Laboratorium Dari Stock Bahan Kimia Pekat

bahan kimia

(Picture from http://www.delamochemical.com)

Dalam kegiatan praktikum maupun penelitian di laboratorium, tentunya pembuatan larutan merupakan bagian hal yang penting karena merupakan salah satu dasar kerja di laboratorium yang kompetensinya harus bagus. Akurasi dalam hal perhitungan larutan sangat penting untuk menjamin reaksi yang terjadi dalam tahapan proses analisis berjalan sesuai prosedur sehingga dapat menghasilkan data yang akurat. Dalam proses pembuatan larutan, terdapat berbagai macam satuan untuk menyatakan tingkat konsentrasi zat dalam suatu larutan diantaranya yaitu Molaritas (M), Normalitas (N), dan Persentase (%). Pada realitanya di laboratorium, bahan-bahan kimia yang kita gunakan pastinya tersedia dalam stok pekat atau konsentrasi tinggi dengan satuan tertentu. Pada umumnya satuan yang digunakan dalam bentuk % bobot per volume yang artinya terdapat sekian gram zat dalam 100 mL larutan. Tentunya jika kita ingin membuat larutan dengan konsentrasi yang lebih rendah dari stok pekat maka harus melakukan pengenceran terlebih dahulu dan jika satuan konsentrasi target berbeda dari satuan konsentrasi bahan kimia pekat maka harus dilakukan konversi satuan terlebih dahulu sehingga memerlukan proses perhitungan tertentu atau suatu tabel konversi bahan kimia. Read more »

Metode Analisis Kuantitatif Total Karbon Organik (C-Organik) Dalam Sampel Tanah dan Tanaman Secara Spektrofotometri

karbon organik(Picture from http://2.bp.blogspot.com)

Preparasi Sampel

Contoh disebarkan di atas tampah yang dialasi kertas sampul. Label karton yang berisi nomor laboratorium contoh diselipkan di bawah kertas. Akar-akar atau sisa tanaman segar, kerikil, dan kotoran lain dibuang. Bongkahan besar dikecilkan dengan tangan. Simpan pada rak di ruangan khusus bebas kontaminan yang terlindung dari sinar matahari atau dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 40oC. Contoh ditumbuk pada lumpang porselen atau mesin giling dan diayak dengan ayakan dengan ukuran lubang 2 mm. Simpan dalam botol yang sudah diberi nomor contoh. Contoh < 0,5 mm diambil dari contoh <2 mm, digerus atau digiling dan diayak dengan ayakan 0,5 mm. Lumpang, ayakan dan alat-alat lainnya harus bersih sebelum dipakai untuk contoh berikutnya. Simpan contoh yang akan dianalisis kandungan karbon organik di ruang contoh yang dekat dengan ruang timbang. Setelah selesai dianalisis disimpan dalam gudang penyimpanan contoh untuk jangka waktu tertentu agar memudahkan bila diperlukan pengulangan analisis. Read more »