UA-82266412-1

Blog Archives

Metode Analisis Kuantitatif Kandungan Hara Makro: Nitrogen (N), Phosphorus (P), dan Kalium (K) dalam Sampel Tumbuhan

kandungan hara

(Picture from blog.greatgardensupply.com)

Preparasi Sampel

Jaringan tumbuhan dibersihkan dari debu, pestisida dan residu pupuk, normalnya dibersihkan dengan air deionisasi atau 0,1-0,3% detergent bebas posfor disertai dengan air deionisasi. Jika akan melakukan analisis kandungan hara yang mudah larut dalam air, sebaiknya jangan dibersihkan terutama untuk jangka waktu yang panjang namun untuk penentuan kandungan hara besi total harus dibersihkan. Segera keringkan dalam oven untuk menghentikan aktivitas enzimatik, biasanya pada suhu 65oC selama 24 jam. Penghalusan secara mekanis biasanya sampai mencapai tingkat kehalusan 60 mesh. Setelah sample halus, simpan dalam wadah tertutup agar tidak terkontaminasi. Read more »

Halal Bi Halal Departemen Kimia FMIPA IPB Tahun 1436 H

halal bi halal departemen KimiaWaktu begitu cepat berlalu, tak terasa bulan ramadhan yang penuh himah dan barokah telah selesai dijalani hingga sampai lah pada hari yang fitri. Selama suasana idul fitri, aktifitas bersalaman antar kerabat terdekat menjadi hal yang wajib dilakukan begitu pulang dengan aktifitas maaf memaafkan di linkungan kerja kita. Tradisi yang biasa kita sebut dengan acara halal bi halal. Acara halal bi halal ini menjadi suatu budaya yang pasti dilakukan oleh masyarakat indonesi di lingkungan kerja baik itu institusi pemerintah maupun swasta. Acara halal bi halal ini menjadi suatu ajang silaturahmi yang penting 

Suasana Idul Fitri 1436 H begitu masih terasa karena setelah beraktivitas kembali di Departemen Kimia FMIPA IPB, didahului dengan kegiatan Halal Bi Halal untuk bisa saling memaafkan antar sesama tenaga pendidik/ tenaga kependidikan dan mempererat tali silaturahmi. Tema yang diusung dalam acara Halal Bi Halal Departemen Kimia tahun ini yaitu ” Sucikan Hati Untuk Meraih Kesuksesan Sejati “. Read more »

POB Penelitian: Surat Penggunaan Laboratorium di Luar Jam Kerja

Penelitian (research) pada dasarnya adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara-cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang digunakan. Sistematis artinya, proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah yang tertentu yang bersifat logis (pengertianahli.com).

Kegiatan penelitian mahasiswa pastinya memerlukan waktu yang panjang dalam menyelesaikan pekerjaannnya di laboratorium. Misalnya saja untuk kegiatan sintesis senyawa anorganik seperti nano partikel karbon maupun kompleks logam memerlukan waktu hingga beberapa hari dengan menggunakan suhu tertentu di dalam oven. Tentunya rentang waktu tersebut dilakukan di luar jam kerja normal para staff laboratorium yaitu pada hari senin sampai jumat pukul 07.30-16.00. Maka dari itu, sebagai bentuk legalitas sesuai POB penelitian di laboratorium Kimia Anorganik untuk para mahasiswa yang akan mengerjakan penelitian di luar jam kerja, harus mengisi form surat penggunaan laboratorium di luar jam kerja.

Penerapan management laboratorium sangat penting untuk pengembangan laboratorium itu sendiri. Salah satu bentuk penerapan management laboratorium yang baik yaitu dengan administrasi laboratorium yang memiliki sistem tertentu. surat penggunaan laboratorium di luar jam kerja digunakan sebagai salah satu administrasi laboratorium yang harus dipenuhi untuk mahasiswa yang akan melakukan penelitian di luar jam kerja pada laboratorium kimia anorganik.

POB penelitian Read more »