UA-82266412-1

Blog Archives

Penentuan Kadar Amoniak Dalam Sampel Tanah Dengan Pereaksi Nessler Secara Spektrofotometri

nitrogen-cycle-vector-designSiklus nitrogen dalam ekosistem

(Picture from https://thumbs.dreamstime.com)

Nitrogen merupakan unsur hara penting dalam bidang pertanian. Mengingat tingginya kebutuhan nitrogen (N) tanaman dan rendahnya tingkat ketersediaan N di hampir semua jenis tanah, maka pemantauan dinamika pupuk N di tanah menjadi penting dengan tetap memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan. Nitrogen dalam tanah tersedia dalam berbagai bentuk senyawa, baik organik maupun anorganik. Pembentukan nitrogen sebagian besar terdiri dari sisa tanaman dan mikroba. Dengan bertambahnya tingkat  kekeringan, maka komposisi bahan organik dan total N dalam tanah  cenderung menurun. Fraksi N anorganik dalam tanah terdiri dari amonium (NH4+), nitrat (NO3-), dan nitrit (NO2-). Lingkungan (suhu dan kelembaban) dan manajerial penggunaan lahan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika siklus nitrogen fraksi organik dan juga dalam bentuk anorganik dalam tanah. Bentuk NH4-N dan NO3-N secara rutin diukur di laboratorium tanah dengan hasil analisis yang menggambarkan tingkat mineralisasi, dan merupakan bentuk N yang diambil oleh tanaman. Analisis kuantitatif amoniak atau bentuk ion amonium dapat dilakukan dengan cara spektrofotometri. Pada metode ini, amoniak atau bentuk ion amonium akan membentuk senyawa kompleks dengan pereaksi Nessler (larutan kalium merkuri iodida dalam suasana basa NaOH/KOH) yang berwarna coklat, berikut ini reaksi yang terjadi:

2K2[HgI4]+3KOH+NH3 →[OHg2.NH2]I+7KI +2H2O

Read more »

Titrasi Kompleksometri: Metode Konvensional Yang Tepat Untuk Penentuan Kadar Logam Kalsium Dalam Sampel Zeolite Secara Titrimetri

Persiapan alat analisis kalsiumPersiapan alat buret mikro untuk titrasi

Prinsip dasar dari  titrasi kompleksometri adalah terjadinya reaksi pembentukan ion ion kompleks antara bahan yang akan dianalisis dan titran.  Terdapat dua acara yang terkenal dari jenis titrasi kompleksometri ini yaitu cara Liebig dan Schwarzenbach. Cara Liebig menggunakan ligan monodental sebagai pengkelat misalnya menggunakan titran AgNO3 untuk menentukan kadar CN-, sedangkan pada acara Schwarzenbach menggunakan ligan polidental terutama tertuju pada asam-asam aminopolikarboksilat salah satunya adalah Ethylenediaminetetraacetic acid (EDTA) yang merupakan suatu asam organik berbasa empat. Titrasi kompleksometri ini merupakan metode konvensional yang dapat digunakan untuk menentukan kadar kalsium atau logam lain dalam suatu sampel. Kalsium akan dikelat oleh EDTA selama proses titrasi dan titik akhir akan ditunjukan oleh perubahan warna indikator metalokromik.
Read more »

Program Peningkatan Mutu Laboratorium: Kalibrasi Peralatan Laboratorium, Langkah Tepat Untuk Hasil Pengukuran Yang Lebih Akurat

JpegLaboratorium Kimia Anorganik

Kegiatan utama di laboratorium yaitu praktikum dan penelitian, tentunya memerlukan alat dan bahan kimia dalam proses pengerjaanya. Peralatan laboratorium dapat dibedakan menjadi 3 kategori menurut juknis paranata laboratorium pendidikan yaitu peralatan kategori 1, kategori 2, dan kategori 3. Peralatan kategori 1 merupakan peralatan yang tidak memerlukan perlakuan khusus dalam penggunaan dan perawatannya dengan tingkat resiko kerusakan yang rendah, tingkat keakuratan data hasil pengukurannya  sangat rendah contohnya yaitu peralatan gelas dan plastik. Peralatan kategori 2 merupakan peralatan yang memerlukan perlakuan khusus dalam penggunaan dan perawatannya  namun dengan tingkat resiko sedang contohnya adalah pH meter, oven dan tanur. Peralatan kategori 3 adalah peralatan yang memerlukan perlakuan khusus dalam penggunaan dan perawatannya dengan tingkat tinggi. Alat pada kategori 3 ini dapat menghasilkan data analisis dengan tingkat keakuratan dan ketelitan yang sangat tinggi namun disertai pula dengan resiko kerusakan yang tinggi, maka dari itu diperlukan personil laboratorium khusus yang sudah tersertifikasi kehaliannya untuk pengoperasioan alat ketegori 3 ini. Contoh alat kategori 3 adalah Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) untuk pengukuran logam dan Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS) untuk analisis senyawa yang bersifat volatil. Read more »