UA-82266412-1

Blog Archives

Metode Konvensional Penentuan Kandungan Silika Bebas dalam Tanah Lempung Sebagai Bahan Baku Keramik Secara Gravimetri

quartz

(Picture from http://www.visionlearning.com)

Silika (SiO2) murni terdapat dalam dua bentuk yaitu kuarsa dan kristobalit. Si selalu berikatan secara tetrahedral kepada empat atom oksigen namun ikatan- ikatannya mempunyai sifat cukup ionik. Dalam kristobalit, atom-atom silikon ditempatkan seperti halnya atom-atom karbon dalam intan, dengan atom-atom oksigen berada di tengah dari setiap pasangan. Dalam pasir kuarsa, terdapat heliks, sehingga terjadi kristal enansiomorf, dan hal ini dapat dengan mudah dikenali dan dipisahkan secara mekanik (Cotton dan Wilkinson 1989).

Penentuan kadar silika bebas dalam tanah lempung dilakukan dengan metode gravitmetri. Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengukuran bobot suatu unsur atau senyawa tertentu. Bagian terbesar dari penentuan analisis secara gravimetri meliputi transformasi unsur atau radikal senyawa murni stabil yang dapat segera diubah menjadi bentuk yang dapat ditimbang dengan teliti. Bobot unsur dihitung berdasarkan rumus senyawa dan bobot atom unsur-unsur yang menyusunnya. Pemisahan unsur-unsur atau senyawa yang dikandung, dilakukan dengan beberapa cara, seperti: metode pengendapan, metode penguapan, metode elektrolisis, atau berbagai macam metode lainnya. Metode gravimetri memerlukan waktu yang lama, adanya pengotor pada konstituen dapat diuji dan bila perlu faktor-faktor koreksi dapat digunakan (Khopkar 1990). Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share

Metode Konvensional Penentuan Bahan Hilang Pijar (Loss Of Ignition) Pada Sampel Tanah Lempung (Clay) Secara Gravimetri

analisis bahan hilang pijar

(Picture from palaeoenvironmentblog.wordpress.com)

Analisis bahan hilang pijar dan silika bebas pada tanah lempung dilakukan secara gravimetri yang merupakan metode analisis konvensional dan proses analisis membutuhkan waktu lama. Analisis hilang pijar didasarkan pada perubahan bobot tanah lempung sebelum dan sesudah dipijarkan dengan tanur. Pada suhu 550oC senyawa yang hilang pada analisis bahan hilang pijar ialah senyawaan organik dan pada suhu 1000oC senyawa yang hilang ialah senyawaan karbonat yang berubah menjadi CO2 dan kisi hidroksi pada tanah lempung (Dean 1974). Persamaan reaksinya adalah

MgCO3(s) ⇒ MgO(s) + CO2(g)

CaCO3(s) ⇒ CaO(s) + CO2(g)

Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share