UA-82266412-1

Blog Archives

VOGEL’S : Textbook Of Quantitative Chemical Analysis (Fifth Edition)

Quantitative Chemical Analysis

Quantitative chemical analysis is performed to accurately determine the concentration of elements in the material comprising a given sample. A variety of analysis techniques are used for metals and alloys to determine the alloy composition of raw materials to verify conformance to a specification or to identify the alloy used to make a specific component. Quantitative chemical analysis methods are also used occasionally for evaluation of foreign material contaminants in special cases for failure analysis or investigation of product manufacturing or handling problems (mee-inc.com).

Quantitative chemical analysis may be performed by one or more complimentary techniques, commonly including spark optical emission spectroscopy (Spark OES), inductively coupled plasma spectroscopy optical emission spectroscopy (ICP OES), x ray fluorescence spectroscopy (XRF), wet chemical analyses, combustion methods, and inert gas fusion(IG).The specific technique chosen will depend on the type of sample, quantity of material available for analysis, desired result, and cost constraints. In most cases, the applicable analysis techniques can detect parts per million concentrations or better  (mee-inc.com).

VOGEL’S : Textbook Of Quantitative Chemical Analysis (Fifth Edition) is one of recomended book for searching methode about quantitative chemical analysis especially in inorganic chemistry field The companion volume on Quantitative Chemical Analysis follows essentially similar lines.  Read more »

Analisis Sifat Fisika Bahan Baku Keramik: Penyusutan Total dan Pengisapan Air Pada Tanah Lempung (Clay)

pelet tanah lempung (Clay)Tanah liat (Clay) adalah salah satu komoditi mineral yang mempunyai arti penting dalam kehidupan manusia dan dapat juga memberikan keuntungan. Tanah liat terdiri dari kumpulan mineral-mineral silikat hidrous yang mengandung unsur alumina, besi, alkali, dan alkali tanah. Secara megaskopis lempung berwarna abu abu kekuningan sampai coklat dan berukuran butir sangat halus. Istilah tanah liat atau disebut pula dengan nama lempung mempunyai arti sebagai endapan mineral yang memiliki partikel halus dengan diameter lebih kecil dari 2 mikron dan bersifat plastis jika diberi air. Pengelompokan lempung didasarkan jenis mineral penyusunnya, sifat dan pemakaian, atau penamaan dari ahli yang menemukan, seperti ahli ekonomi, geologi dan ahli lainnya. Pengelompokan menurut ahli ekonomi ialah kaolin, bentonit, fuller’s earth, lempung bola, lempung asam, lempung refraktori, lempung kembang, lempung batu, dan lempung semen dengan sifat dan penggunaan yang berbeda pula (Riyanto 2002). Untuk menentukan kualitas tanah lempung secara fisika, maka perlu dilakukan uji penyusutan dan pengisapan air pada tanah lempung yang sudah dibentuk pelet.
Read more »

pH Meter : Alat Pengukur Tingkat Keasaman Sampel Dalam Fase Larutan Secara Kuantitatif

image_13119pH adalah ukuran atau derajat asam atau basanya suatu zat. Dalam kegiatan analisis baik kualitatif maupun kuantitatif, pengukuran ph sangat penting karena mempengaruhi reaksi yang terjadi selama proses analisis. Terdapat beberapa reaksi yang sangat  dipengaruhi oleh pH diantaranya yaitu reaksi pelarutan logam. reaksi kesetimbangan pembentukan kompleks logam yang menghasilkan warna untuk pengukuran di spektrofotometer sinar tampak, reaksi pembentukan endapan, reaksi pembentukan warna asam dan basa pada senyawa metabolit sekunder yang dapat dijadikan indikator asam basa alami dan reaksi kesetimbangan asam basa pada pembentukan larutan penyangga (Buffer) dan reaksi hidrolisis garam. Begitu pentingya pengukuran nilai pH dalam reaksi kimia, maka keakuratan nilai pengukuran pH harus begitu diperhatikan. Nilai pH dapat dikuantitasi dengan baik dengan menggunakan pH meter. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin tinggi, alat pH meter telah mampu menghasilkan data digital dengan ketelitian dua digit angka dibelakang koma. Read more »