UA-82266412-1

Blog Archives

Sistem Managemen Laboratorium: Prosedur Penggunaan Laboratorium Kimia Anorganik

Jpeg

Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuranataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan menurut disiplin ilmunya, misalnya laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa (wikipedia). Tentunya memasuki laboratorium tidak dapat disamakan dengan memasuki ruang biasa karena di dalamnya terdapat alat-alat dengan inventaris tinggi untuk kegiatn riset dan pendidikan. Maka dari iry diperlukan prosedur penggunaan laboratorium yang baku agar dipahami oleh para pengguna laboratorium.

Prosedur penggunaan laboratorium dibuat untuk menjaga mutu pelayanan laboratorium yang dibuat secara jelas dan informatif dalam bentuk bagan alir sehingga meningkatakan efektifitas mengenai pengetahuan publik tentang tata cara jika ingin menggunakan laboratorium dan menanamkan sifat disiplin dengan menjalankan setiap tahap dan persyaratannya serta isi yang tidak berubah selama masih sesuai dengan keadaan laboratorium dan berlaku bagi semua pihak yang akan menggunakan laboratorium. Prosedur penggunaan laboratorium dibuat untuk semua pihak agar dapat mengetahui tata cara jika akan menggunakan laboratorium untuk kegiatan penelitian dan merupakan bentuk tanggung jawap analis kimia yang lebih memahami keadaan di laboratorium. Laboratorium merupakan tempat pendidikan dan penelitian sehingga setiap pihak yang akan menggunakannya wajib memiliki izin dari kepala laboratorium dan diketahui oleh petugas laboratorium. Read more »

Tata Tertib Laboratorium Kimia Anorganik Departemen Kimia FMIPA IPB

tata tertibLaboratorium Kimia Anorganik merupakan salah satu laboratorium pendidikan dan penelitian di Departemen Kimia FMIPA IPB yang berada di bawah naungan Divisi Kimia Anorganik. Sebagai salah satu laboratorium yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan untuk bidang kajian kimia anorganik, tentunya harus selalu menjaga mutu pelayanan laboratorium. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menerapkan tata tertib laboratorium.

Tata tertib laboratorium merupakan serangkaian aturan yang di buat oleh pihak pengelola laboratorium untuk menjamin terlaksananya tata kelola laboratorium yang baik sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi para civitasakademika pad khususnya dan masyarakata umum pada umunnya. Tata tertib laboratorium ini harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat di laboratorium karena di laboratorium  terdapat berbagai alat yang memilki nilai inventaris besar serta bahan-bahan kimia yang  dapat menimbulkan bahaya.

Dalam sistem managemen mutu laboratorium, tata tertib laboratorium sangat penting dalam menjaga keteraturan dalam laboratorium yang  disusun  berdasarkan 4 aspek yang harus dipatuhi yaitu mengenai peralatan, bahan-bahan kimia, aturan kerja, dan keselamatan kerja di laboratorium. Tata tertib ini berlaku bagi semua pihak yang menggunakan laboratorium dengan tujuan agar kegiatan laboratorium berjalan lancar. Tata tertib laboratorium ini dibuat sebagai bentuk kepedulian terhadap pengguna laboratorium dan lingkungan sehingga keselamatan pengguna terjaga dan lingkungan tidak tercemar. Dengan diterapkannya tata tertib ini dapat membangun kedisiplinan bagi para pengguna laboratorium ketika bekerja serta dapat membangun mutu pelayanan laboratorium yang lebih baik. Tata tertib laboratorium ini memiliki sanksi yang tegas jika tidak dipatuhi.

Read more »

Praktikum Teknik Sintesis Bahan Anorganik

lab praktikum sintesis bahan anorganik

Kimia anorganik adalah cabang kimia yang mempelajari sifat dan reaksi senyawa anorganik. Ini mencakup semua senyawa kimia kecuali yang berupa rantai atau cincin atom-atom karbon, yang disebut senyawa organik dan dipelajari dalam kimia organik. Perbedaan antara kedua bidang ilmu ini tidak mutlak dan banyak tumpang-tindih, khususnya dalam subbidang kimia organologam. Bahan kimia anorganik dapat dihasilkan melalui sintesis.Dalam ilmu kimia, sintesis bahan kimia adalah kegiatan melakukan reaksi kimia untuk memperoleh suatu produk kimia, ataupun beberapa produk. Hal ini terjadi berdasarkan peristiwa fisik dan kimia yang melibatkan satu reaksi atau lebih. Sintesis kimia adalah suatu proses yang dapat direproduksi selama kondisi yang diperlukan terpenuhi.(wikipedia). Read more »