UA-82266412-1

Blog Archives

Integrasi Sistem Dokumen Pengelolaan Bahan Kimia di Laboratorium: Form Pengajuan, Kartu Bahan Kimia, Form Mutasi

Skema bahan kimiaSiklus bahan kimia di laboratorium

Pelaksanaan kegiatan penelitian dan praktikum di laboratorium, tentunya akan memerlukan alat dan bahan kimia. Kebutuhan alat dapat dibedakan menjadi alat penunjang seperti tanur, oven dan neraca analitik dan alat gelas seperti gelas piala, pipet mohr dan buret. Kebutuhan bahan kimia dapat disesuaikan dengan metode pengujian yang digunakan, dapat berupa bahan kimia padatan (misalnya garam dan logam), cairan (misalnya larutan asam basa), dan gas (misalnya amoniak dan metana). Dalam sistem manajemen laboratorium yang baik diperlukan suatu bentuk sistem dokumen untuk mengendalikan penggunaan kebutuhan penelitian dan praktikum tersebut terutama penggunaan bahan kimia. Sistem dokumen tersebut dapat berupa form pengajuan, kartu bahan kimia, dan form mutasi. Bentuk sistem dokumen yang pertama adalah form permintaan bahan kimia. Form permintaan bahan kimia di laboratorium ini berlaku untuk semua pihak yang akan melakukan kegiatan baik penelitian maupun praktikum mandiri. Dengan adanya form permintaan bahan kimia ini maka pengelola laboratorium dapat mengetahui jumlah bahan kimia yang digunakan oleh setiap individu yang bekerja di laboratorium. Form permintaan bahan kimia ini berisi tentang informasi berapa jumlah bahan kimia yang diminta beserta jenis, spesifikasi, dan satuannya. Dengan adanya form permintaan bahan kimia ini, sistem manajemen di laboratorium akan lebih baik dan terkendali karena mengetahui jumlah aktual bahan yang diminta oleh pengguna sehingga dapat dijadikan data acuan untuk rekapitulasi pada kartu bahan kimia. Read more »

Metode Konvensional Penentuan Bahan Hilang Pijar (Loss Of Ignition) Pada Sampel Tanah Lempung (Clay) Sebagai Bahan Baku Keramik Secara Gravimetri

ceramic industryIndustri keramik (Picture from https://www.stiavelli.com)

Istilah keramik mencakup material sintetik yang komponen pentingnya berupa material nonlogam anorganik. Definisi yang luas ini meliputi semen, beton, kaca di samping produk lempung yang di bakar lebih tradisional seperti batu bata, genteng, tembikar dan porselin. Keramik telah digunakan sejak dahulu; bangkitnya peradaban dari keadaan primitif ditandai dengan serpihan-serpihan tembikar. Keramik mempunyai kelebihan dalam hal kekakuan, kekerasan, tahan aus, dan tahan korosi (terutama oleh oksigen dan air), meskipun pada suhu tinggi. Keramik memiliki kerapatan lebih kecil daripada kebanyakan logam, yang membuatnya disukai sebagai pengganti logam bila bobot merupakan hal yang dipertimbangkan. Kebanyakan keramik merupakan isolator listrik yang baik pada suhu normal, suatu sifat yang dimanfaatkan dalam elektronika dan transmisi daya (Oxtoby et al. 2003). Salah satu bahan baku yang sangat penting untuk pembuatan keramik adalah tanah lempung (Clay).
Read more »

Implementasi Penggunaan Google Form dan URL Shortener Untuk Kegiatan Open Recruitment Asisten Praktikum di Laboratorium Kimia Anorganik

google-forms

(Picture from http://dailygenius.com)

Laboratorium Kimia Anorganik merupakan salah satu Laboratorium pendidikan yang terdapat di Departemen Kimia FMIPA IPB. Sebagai laboratorium pendidikan, penyelenggaraan praktikum merupakan kegiatan pelayanan utama yang harus dilakukan dengan baik oleh Laboratorium Kimia Anorganik. Setiap penyelenggaraan praktikum diperlukan asisten praktikum yang bertugas memberikan  pengarahan langsung tentang prosedur kerja percobaan dan memberikan penilaian terhadapa praktikan. Asisten praktikum harus memiliki kompetensi yang baik dan memahami materi praktikum. Asisten praktikum harus merupakan mahasiswa yang telah mendapat praktikum dari mata kuliah yang bersangkutan. Hal tersebut membuat harus adanya suatu sistem open recruitment asisten yang mampu menyeleksi calon asisten dengan baik.

Pada awal penyelenggaraan open recruitment asisten di laboratorium kimia anorganik, semua dilakukan secara manual dengan cara mahasiswa mendaftar secara manual pada kertas berbentuk form isian lalu diseleksi sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh dosen koordinator. Seiring berkembangnya zaman maka terdapat fasilitas dari google untuk membuat form secara online yang dapat diintegrasikan dengan akun email. Hal ini dapat mempermudah proses pendaftaran mahasiswa untuk menjadi calon asisten tanpa harus membuang banyak kertas dan waktu karena dapat diakses melalu smartphone. Setelah form online yang terintegrasi dengan email laboratorium kimia anorganik selesai dibuat, maka alamat form onlinenya dapat lebih disederhanakan dan dimodifikasi sehingga lebih mudah untuk diakses yaitu menggunakan bit.ly shortener. Berikut ini langkah-langkah pembuatan form online dan url shortener dengan bit.ly. Langkah pertama adalah dengan sign in dengan akun google laboratorium kimia anorganik (inorganiclab.ipb@gmail.com) Read more »