UA-82266412-1

Filosofi Hidup : Teratai “Bunga Keabadian Dari Perairan Yang Tenang”

white lotus

White lotus (picture from http://cdn.pcwallart.com)

Penciptaan alam yang luar biasa indahnya oleh Sang  Khalik membuat kita lebih bersyukur diberi kehidupan di dunia fana ini. Tak akan pernah mengenal kata berakhir ketika belajar dari alam semesta yang kaya dengan filosofi hidup penuh makna bagi kehidupan manusia. Ketika berjalan disebuah bentangan alam perairan entah itu kolam, rawa, atau genangan air yang tenang, kita dapat menemukan sekuntum bunga yang indah terapung dipermukaan air dengan hamparan daun lebar di sekitarnya. Bunga itu adalah bunga teratai.

Teratai (Nymphaea) adalah nama genus untuk tanaman air dari suku Nymphaeaceae. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai water-lily atau waterlily. Di Indonesia, teratai juga digunakan untuk menyebut tanaman dari genus Nelumbo (lotus). Pada zaman dulu, orang memang sering mencampuradukkan antara tanaman genus Nelumbo seperti seroja dengan genus Nymphaea (teratai). Pada Nelumbo, bunga terdapat di atas permukaan air (tidak mengapung), kelopak bersemu merah (teratai berwarna putih hingga kuning) (wikipedia) Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share

Metode Konvensional Penentuan Kandungan Silika Bebas dalam Tanah Lempung Sebagai Bahan Baku Keramik Secara Gravimetri

quartz

(Picture from http://www.visionlearning.com)

Silika (SiO2) murni terdapat dalam dua bentuk yaitu kuarsa dan kristobalit. Si selalu berikatan secara tetrahedral kepada empat atom oksigen namun ikatan- ikatannya mempunyai sifat cukup ionik. Dalam kristobalit, atom-atom silikon ditempatkan seperti halnya atom-atom karbon dalam intan, dengan atom-atom oksigen berada di tengah dari setiap pasangan. Dalam pasir kuarsa, terdapat heliks, sehingga terjadi kristal enansiomorf, dan hal ini dapat dengan mudah dikenali dan dipisahkan secara mekanik (Cotton dan Wilkinson 1989).

Penentuan kadar silika bebas dalam tanah lempung dilakukan dengan metode gravitmetri. Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengukuran bobot suatu unsur atau senyawa tertentu. Bagian terbesar dari penentuan analisis secara gravimetri meliputi transformasi unsur atau radikal senyawa murni stabil yang dapat segera diubah menjadi bentuk yang dapat ditimbang dengan teliti. Bobot unsur dihitung berdasarkan rumus senyawa dan bobot atom unsur-unsur yang menyusunnya. Pemisahan unsur-unsur atau senyawa yang dikandung, dilakukan dengan beberapa cara, seperti: metode pengendapan, metode penguapan, metode elektrolisis, atau berbagai macam metode lainnya. Metode gravimetri memerlukan waktu yang lama, adanya pengotor pada konstituen dapat diuji dan bila perlu faktor-faktor koreksi dapat digunakan (Khopkar 1990). Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share

Metode Analisis Kuantitatif Kandungan Hara Makro: Nitrogen (N), Phosphorus (P), dan Kalium (K) dalam Sampel Tumbuhan

kandungan hara

(Picture from blog.greatgardensupply.com)

Preparasi Sampel

Jaringan tumbuhan dibersihkan dari debu, pestisida dan residu pupuk, normalnya dibersihkan dengan air deionisasi atau 0,1-0,3% detergent bebas posfor disertai dengan air deionisasi. Jika akan melakukan analisis kandungan hara yang mudah larut dalam air, sebaiknya jangan dibersihkan terutama untuk jangka waktu yang panjang namun untuk penentuan kandungan hara besi total harus dibersihkan. Segera keringkan dalam oven untuk menghentikan aktivitas enzimatik, biasanya pada suhu 65oC selama 24 jam. Penghalusan secara mekanis biasanya sampai mencapai tingkat kehalusan 60 mesh. Setelah sample halus, simpan dalam wadah tertutup agar tidak terkontaminasi. Read more »

FacebookTwitterGoogle+Share