UA-82266412-1

Blog Archives

Metode Analisis Kuantitatif Total Karbon Organik (C-Organik) Dalam Sampel Tanah dan Tanaman Secara Spektrofotometri

karbon organik(Picture from http://2.bp.blogspot.com)

Preparasi Sampel

Contoh disebarkan di atas tampah yang dialasi kertas sampul. Label karton yang berisi nomor laboratorium contoh diselipkan di bawah kertas. Akar-akar atau sisa tanaman segar, kerikil, dan kotoran lain dibuang. Bongkahan besar dikecilkan dengan tangan. Simpan pada rak di ruangan khusus bebas kontaminan yang terlindung dari sinar matahari atau dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 40oC. Contoh ditumbuk pada lumpang porselen atau mesin giling dan diayak dengan ayakan dengan ukuran lubang 2 mm. Simpan dalam botol yang sudah diberi nomor contoh. Contoh < 0,5 mm diambil dari contoh <2 mm, digerus atau digiling dan diayak dengan ayakan 0,5 mm. Lumpang, ayakan dan alat-alat lainnya harus bersih sebelum dipakai untuk contoh berikutnya. Simpan contoh yang akan dianalisis kandungan karbon organik di ruang contoh yang dekat dengan ruang timbang. Setelah selesai dianalisis disimpan dalam gudang penyimpanan contoh untuk jangka waktu tertentu agar memudahkan bila diperlukan pengulangan analisis. Read more »

Analisis Total Populasi Mikroba, Kapang&Khamir, dan Bacillus

10_3_1Analisis Total Populasi Mikrob

Metode Plate Count
1. Peralatan
a.Labu erlenmeyer
b.Tabung reaksi
c.Cawan petri
d.Pipet mikro 1000 µl dengan tip steril
e. Inkubator 36 ± 1oC
2. Perbenihan dan larutan pengencer
a.Larutan garam fisiologis (NaCl 0,85%)
b.Media PCA atau Media NA Read more »

Analisis Coliform Salmonella dan E Coli Dengan Metode Most Probable Number (MPN)

Bakteri coliform: e coli dan salmonellaCOLIFORM

1.Metode MPN (3 tabung)
1.1.Peralatan
a.Tabung reaksi
b.Tabung durham
c.Labu erlenmeyer
c.Pipet mikro 1000 µl dengan tip steril
d.Inkubator 36 ± 1oC

Read more »

Metode Uji Mikrobiologi: Metode Plate Count Dan Most Probable Number (MPN)

metode plate countMetode Plate Count

1.Prinsip
Pertumbuhan mikrob setelah sampel diinkubasikan dalam perbenihan yang cocok selama waktu yang ditentukan (3-10 hari) pada suhu yang sesuai (25±1 °C/ 36±1 °C) Read more »