UA-82266412-1

Blog Archives

Alat Konduktometer: Alat Pengukur Daya Hantar Listrik Pada Larutan Dalam Kegiatan Penelitian dan Praktikum di Laboratorium

CyberScanCON510Berdasarkan daya hantar listriknya, suatu larutan dapat dibedakan menjadi larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah dan non elektrolit. Hal tersebut didasarkan pada derajat ionisasi dari zat yang terlarut didalamnya. Salah satu cara secara kuantitatif untuk mengetahui sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya yaitu dengan mengukur larutan tersebut dengan alat konduktometer. Nila daya hantar listrik yang terukur oleh alat konduktometer merupakan nilai daya hantar ekivelan yang didefiniskan sebagai kemampuan suatu zat terlarut untuk meghantarkan arus listrik pada satu gram berat ekivalen zat terlarut tersebut di antara dua elektroda dengan jarak 1 cm. Definis dari berat ekivalen zat itu sendiri adalah berat molekul zat dibagi dengan jumlah muatan ion positif dan negatifnya. Daya hantar ekivalen pada larutan encer diberi simbol yang nilainya tertentu untuk setiap jenis ion. Konduktometer merupakan alat yang memerlukan prosedur pemakaian khusus karena terkait dengan sensitivitas pengukurannya yang harus selalu dijaga agar tetap mendapatkan hasil pengukuran yang memiliki akurasi tinggi. Berikut ini instruksi kerja dari konduktometer yang perlu diperhatikan. Read more »

My Trip My Adventure: Curug Putri Pelangi, Pesona Air Terjun Di Kaki Gunung Salak Dengan Kejernihan Air Dan Kesegaran Alam Yang Begitu Asri Nan Indah

Pintu Masuk curug putri pelangiGerbang Pintu Masuk Curug Putri Pelangi

Kehidupan harus dijalani dengan berbagai keseimbangan agar tetap berjalan dengan baik. Aktivitas sehari-hari yang begitu padat membuat badan dan pikiran terasa lelah dan penat. Jika telah terjadi hal seperti itu, kinerja pun menjadi tidak produktif dalam menghasilkan ide dan karya inovasi yang brilian. Aktivitas yang padat harus diimbangi dengan kegiatan refreshing untuk mengembalikan efektivitas dan produktivitas dalam bekerja. Dengan pikiran yang lebih relax, maka ide-ide yang berkualitas dapat dengan mudah muncul dan berkembang. Penatnya daerah perkotaan dengan hiruk pikuk kondisi lingkungan yang sudah banyak tercemar baik itu udara, air maupun tanah akan membuat rindu akan suasana alam yang masih asri dengan segala pesona lingkungan yang belum tercemar. Tak dapat dipungkiri bahwa objek wisata yang masih bersifat alami seperti pegunungan, air terjun, pantai, pedesaan serta danau banyak dicari untuk tujuan refreshing. Salah satu bentuk pesona alam yang begitu menarik yaitu air terjun atau dalam bahasa sunda disebut sebagai curug. Read more »

Fasilitas Praktikum dan Penelitian Mahasiswa: Laboratorium Divisi Kimia Anorganik Di Gedung Baru Departemen Kimia FMIPA IPB Untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan

Laboratorium Penelitian

Laboratorium Penelitian Divisi Kimia Anorganik Di Gedung Baru

Setelah sempat berpindah-pindah gedung, Alhamdulillah akhirnya Departemen Kimia FMIPA IPB memiliki gedung sendiri dengan berbagai fasilitas yang mendukung proses kegiatan perkuliahan dan praktikum. Fasilitas yang sangat diutamakan tentunya adalah laboratorium karena  kegiatan praktikum dan penelitian mahasiswa yang dilakukan di laboratorium merupakan sarana aplikasi ilmu kimia. Gedung Departemen Kimia terdiri dari tiga level dan dua wing. Level satu wing satu merupakan area untuk Laboratorium Divisi Kimia Organik dan level dua wing dua merupakan area untuk Laboratorium Divisi Kimia Analitik. Level dua wing satu merupakan area untuk Laboratorium Divisi Kimia Fisik dan level dua wing dua merupakan area untuk Divisi Kimia Anorganik. Level tiga wing satu merupakan area sekertariat Departemen Kimia dan level tiga wing dua merupakan area Laboratorium Bersama.

Read more »

Chemistry Ebook: Recommended Methods of Manure Analysis

manure analysis

Brief Content Of Recommended Methods of Manure Analysis Ebook:
Unit I
Sampling Livestock Waste for Analysis
1. Introduction
2. Sampling livestock waste
2.1 Technique
2.2 Time
2.3 Storage management
3. Sampling recommendations
4.Recommended procedures for sampling livestock waste
4.1 Solid manure dairy, beef, swine, poultry
4.2 Liquid manure dairy, beef, swine
4.3 Sample identification and delivery
5. References
Unit II
Laboratory Quality Assurance Program
1. Introduction
2. Components of a quality control program
3. Assessment of quality control
4. Statistical control and control charts
5. References