UA-82266412-1

Monthly Archives: June 2018

My Beloved Teachers: 4 Pengajar Hebat dan Terbaik Dalam Menginspirasi Dan Membentuk Karakter Anak-Anak Didiknya

Terima kasih pengajar hebatTerimakasih guru (Picture from http://www.hbaonline.com)

Setiap jenjang pendidikan yang dilalui dari mulai pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga perguruan tinggi pasti memiliki kesan yang berbeda terhadap pengajarnya. Dari sekian banyak pengajar yang telah memberikan ilmunya kepada kita sebagai muridnya, pasti ada salah satu pengajar terbaik yang menjadi sumber inspirasi baik karena cara mengajar, kepribadian, maupun tingkat intelektualnya sehingga memberikan kesan yang tak terlupakan hingga kita sudah bekerja. Pengajar hebat baik itu guru maupun dosen, adalah pengajar yang mampu melihat bakat-bakat terpendam dalam diri muridnya sehingga mampu mengembangkan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Selain itu pengajar hebat juga mampu membentuk muridnya menjadi orang berkarakter kuat yang bukan hanya sekedar pintar secara ilmu pengetahuan. Inilah empat pengajar hebat yang menginspirasi dan mampu membawa anak didiknya mencapai prestasi akademik yang luar biasa. Selama pengalaman belajar selama 15 tahun, terdapat empat pengajar dengan kemampuan dan pengetahuan luar biasa yang telah memberikan ilmunya di level pendidikan yang berbeda. Read more »

Prosedur Penggunaan Plant Preservative Mixture (PPM) Pada Media Kultur Jaringan Untuk Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Tanaman Kultur Jaringan

Tanaman Kultur Jaringan dengan Plant Preservative Mixture Kultur jaringan tanaman (Picture from http://www.scind.org)

Kultur jaringan dikenal juga dengan sebutan tissue culture. Kultur jaringan berasal dari kata kultur  yang artinya budidaya dan jaringan yang artinya sekelompok sel yg mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Berdasarkan asal kata tersebut maka arti dari kultur jaringan adalah membudidayakan jaringan tanaman menjadi tanaman baru yang mempunyai sifat sama dengan induknya. Kultur Jaringan diartikan pula dengan memelihara & menumbuhkan organ tanaman (embrio, tunas, bunga dsb) atau jaringan tanaman (sel, kalus, protoplast) pada kondisi aseptik. (https://www.pintarbiologi.com). Salah satu cara untuk peningkatan kualitas dan kuantitas tanaman kultur jaringan yaitu dengan penggunaan Plant Preservative Mixture (PPM). Plant Preservative Mixture (PPM) merupakan preservative/biosida spectrum luas yang efektif untuk mencegah atau menurunkan kontaminasi mikroba pada kultur jaringan tanaman. Pada dosis optimum PPM sangat efektif dan tidak mempengaruhi vitro germination, ploriferasi kalus dan regenerasi kalus. Plant Preservative Mixture (PPM) ini mengandung zat aktif yang terdiri dari :

5-Chloro-2 methyl-3-(CH) – isothiazolone 0,1350%
2-methyl-3(H)-isothiazolone 0,0412%

Read more »