UA-82266412-1

Program Peningkatan Mutu Laboratorium: Kalibrasi Peralatan Laboratorium, Langkah Tepat Untuk Hasil Pengukuran Yang Lebih Akurat

JpegLaboratorium Kimia Anorganik

Kegiatan utama di laboratorium yaitu praktikum dan penelitian, tentunya memerlukan alat dan bahan kimia dalam proses pengerjaanya. Peralatan laboratorium dapat dibedakan menjadi 3 kategori menurut juknis paranata laboratorium pendidikan yaitu peralatan kategori 1, kategori 2, dan kategori 3. Peralatan kategori 1 merupakan peralatan yang tidak memerlukan perlakuan khusus dalam penggunaan dan perawatannya dengan tingkat resiko kerusakan yang rendah, tingkat keakuratan data hasil pengukurannya  sangat rendah contohnya yaitu peralatan gelas dan plastik. Peralatan kategori 2 merupakan peralatan yang memerlukan perlakuan khusus dalam penggunaan dan perawatannya  namun dengan tingkat resiko sedang contohnya adalah pH meter, oven dan tanur. Peralatan kategori 3 adalah peralatan yang memerlukan perlakuan khusus dalam penggunaan dan perawatannya dengan tingkat tinggi. Alat pada kategori 3 ini dapat menghasilkan data analisis dengan tingkat keakuratan dan ketelitan yang sangat tinggi namun disertai pula dengan resiko kerusakan yang tinggi, maka dari itu diperlukan personil laboratorium khusus yang sudah tersertifikasi kehaliannya untuk pengoperasioan alat ketegori 3 ini. Contoh alat kategori 3 adalah Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) untuk pengukuran logam dan Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS) untuk analisis senyawa yang bersifat volatil.

Jpeg

JpegKegiatan Kalibrasi Tanur Dengan 2 Titik Suhu

Silahkan baca juga:

Peralatan laboratorium merupakan alat penunjang yang sangat penting untuk menjamin keberlangsungan kegiatan praktikum dan penelitian mahasiswa di laboratorium. Terdapat dua kegiatan yang dapat dilakukan untuk agar peralatan laboratorium selalu siap dioperasikan  dan tetap menghasilkan data penelitian yang akurat. Kegiatan tersebut dibedakan menjadi 2 bagian berdasarkan waktu pelaksanaanya yaitu pemeliharaan alat rutin dalam jangka waktu yang pendek dan pemeliharaan alat rutin yang dilakukan dalam jangka waktu yang panjang secara periodik. Pemeliharaan alat rutin dalam jangka waktu yang pendek dilakukan oleh saya sendiri sebagai staff laboratorium untuk memastikan bahwa alat dalam keadaan baik untuk digunakan dalam kegiatan praktikum dan penelitian mahasiswa. Contoh dari kegiatan ini adalah

Jpeg

JpegKegiatan Kalibrasi pH Meter dan Konduktometer

  1. melakukan pengecekan buffer penyimpanan dan larutan filling elektroda, kalibrasi dan membersihkan alat pH meter dan konduktometer
  2. membersihkan tempat penimbangan dan memastikan indikator gelembung air pada waterpass tepat berada di tengah.
  3. melakukan penegecekan suhu oven secara sederhana dengan thermometer alkohol.
  4. membersihkan tanur dari sisa sampel yang dapat mengakibatkan kontaminasi.

Pemeliharaan alat rutin dalam jangka waktu yang panjang dilakukan oleh pihak luar (perusahaan swasta atau laboratorium lain) dan berdasarkan program mandat divisi untuk pembiayaan sesuai dengan dana yang sudah dianggarkan. Contoh dari kegiatan ini adalah

Silahkan baca juga:

  1. melakukan kalibrasi alat-alat laboratorium yang memiliki intensitas pemakaian yang tinggi dan keadaan yang baik berdasarkan penegecekan rutin. Kalibrasi merupakan kegiatan pengecekan kembali keakuratan hasil pengukuran suatu alat dengan membnadingkannya terhadapa standar baku tertentu. Alat-alat tersebut adalah tanur, oven, pH meter, konduktometer, centrifuge, neraca analitik dan spectronic 20D+. Kegiatan kalibrasi dilakukan pada hari kamis tanggal 10 November 2016 oleh dua orang petugas kalibrasi dari  Balai Kalibrasi Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu Kementrian Perdagangan RI yaitu Dani Tri  Sutrisno K, ST dan  Wahyu Nurhamsyah, A.Md. Pelaksanaan kalibrasi dilakukan pada alat-alat di Laboratorium Kimia Anorganik yang digunakan untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian. Berikut ini daftar peralatan yang sudah terkalibrasi:daftar alat2. melakukan perbaikan alat secara bertahap terhadap alat yang memiliki performa yang tidak baik namun masih ada kemungkinan untuk diperbaiki misalnya hotplate stirer yang tidak panas, neraca analitik yang tidak stabil, dan rotary evaporator yang tidak maksimal dalam pemekatan ekstrak.

JpegA

JpegB

JpegC

JpegD

Kegiatan Kalibrasi Oven (A) Neraca Analitik (B) Centrifuge (C) dan Spektronic 20D+ (D)

Sumber foto: Dokumentasi pribadi kegiatan mandat Divisi Kimia Anorganik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *