UA-82266412-1

pH Meter : Alat Pengukur Tingkat Keasaman Sampel Dalam Fase Larutan Secara Kuantitatif

image_13119pH adalah ukuran atau derajat asam atau basanya suatu zat. Dalam kegiatan analisis baik kualitatif maupun kuantitatif, pengukuran ph sangat penting karena mempengaruhi reaksi yang terjadi selama proses analisis. Terdapat beberapa reaksi yang sangat  dipengaruhi oleh pH diantaranya yaitu reaksi pelarutan logam. reaksi kesetimbangan pembentukan kompleks logam yang menghasilkan warna untuk pengukuran di spektrofotometer sinar tampak, reaksi pembentukan endapan, reaksi pembentukan warna asam dan basa pada senyawa metabolit sekunder yang dapat dijadikan indikator asam basa alami dan reaksi kesetimbangan asam basa pada pembentukan larutan penyangga (Buffer) dan reaksi hidrolisis garam. Begitu pentingya pengukuran nilai pH dalam reaksi kimia, maka keakuratan nilai pengukuran pH harus begitu diperhatikan. Nilai pH dapat dikuantitasi dengan baik dengan menggunakan pH meter. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin tinggi, alat pH meter telah mampu menghasilkan data digital dengan ketelitian dua digit angka dibelakang koma.

pH meter merupakan alat yang yang digunakan untuk mengukur pH dengan ketelitian tinggi, maka dari itu penggunaannya harus sesuai dengan prosedur yang telah dijelaskan dalam manual alat yang telah tersedia dengan selau memperhatikan hal-hal penting dalam penggunaanya agar alat pH meter menghasilkan data yang akurat dan senantiasa terawat dengan baik/memiliki waktu pakai yang lama. Berikut ini instruksi kerja dari alat pH meter yang dapat diterapkan di laboratorium.

logo ipb 2

LABORATORIUM KIMIA ANORGANIK

DEPARTEMEN KIMIA

FMIPA IPB

INSTRUKSI KERJA ALAT

Informasi Alat

Jenis Alat : pH Meter

Merk         : Hanna

Fungsi alat

pH meter digunakan untuk melakukan pengukuran nilai pH suatu bahan dalam bentuk larutan atau cairan

Cara Kerja

  1. Hubungkan steker alat dengan kontak listrik
  2. Tekan tombol power untuk menghidupkan alat
  3. Lepaskan penutup elektroda, kemudian bilas elektroda dengan akuades
  4. Masukkan elektroda ke dalam larutan buffer pH 7  sedalam 4 cm lalu tekan CAL biarkan sampai muncul indicator CFM di monitor. Lakukan hal yang sama untuk buffer pH 4 lalu bilas elektroda dengan akuades
  5. Masukkan elektroda ke dalam larutan sampel sedalam 4 cm
  6. Biarkan hingga pH meter menunjukkan nilai yang tetap
  7. Setalah pengukuran selesai, bilas elektroda dengan akuades dan dilap dengan tisu
  8. Tutup kembali elektroda dengan penutup berisi larutan buffer penyimpanan
  9. Tekan tombol power untuk mematikan
  10. Lepaskan steker alat dari kontak listrik

Perlu diperhatikan:

  • Pastikan bahwa cairan dalam elektroda jangan sampai kering atau hampir habis,
  • Lakukan kalibrasi pada setiap kali pemakaian di hari yang berbeda
  • Matikan alat jika elektroda tidak digunakan
  • Gunakan larutan KCL 3M/ buffer storage untuk merendam elektroda ketika tidak digunakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *