UA-82266412-1

Metode Analisis Kuantitatif Total Karbon Organik (C-Organik) Dalam Sampel Tanah dan Tanaman Secara Spektrofotometri

karbon organik(Picture from http://2.bp.blogspot.com)

Preparasi Sampel

Contoh disebarkan di atas tampah yang dialasi kertas sampul. Label karton yang berisi nomor laboratorium contoh diselipkan di bawah kertas. Akar-akar atau sisa tanaman segar, kerikil, dan kotoran lain dibuang. Bongkahan besar dikecilkan dengan tangan. Simpan pada rak di ruangan khusus bebas kontaminan yang terlindung dari sinar matahari atau dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 40oC. Contoh ditumbuk pada lumpang porselen atau mesin giling dan diayak dengan ayakan dengan ukuran lubang 2 mm. Simpan dalam botol yang sudah diberi nomor contoh. Contoh < 0,5 mm diambil dari contoh <2 mm, digerus atau digiling dan diayak dengan ayakan 0,5 mm. Lumpang, ayakan dan alat-alat lainnya harus bersih sebelum dipakai untuk contoh berikutnya. Simpan contoh yang akan dianalisis kandungan karbon organik di ruang contoh yang dekat dengan ruang timbang. Setelah selesai dianalisis disimpan dalam gudang penyimpanan contoh untuk jangka waktu tertentu agar memudahkan bila diperlukan pengulangan analisis.

Penetapan kadar air kering mutlak

Alat:

Pinggan aluminium, penjepit tahan karat, Oven, Eksikator, Neraca analitik ketelitian 2 desimal

Bahan:

Sampel yang akan dilakukan analisis kandungan karbon organik

Prosedur

Timbang 25g contoh tanah kering udara dalam pinggan aluminium yang telah diketahui bobotnya. Keringkan dalam oven pada suhu 105 oC selama 6 jam.

Angkat pinggan dengan penjepit dan masukkan ke dalam eksikator. Setelah contoh dingin kemudian timbang. Bobot yang hilang adalah bobot air.

Perhitungan

Kadar Air (%) = (kehilangan bobot / bobot contoh) x 100

Penetapan Karbon Organik (C-Organik)

Alat:

Neraca analitik ketelitian 4 desimal, Spektrofotometer UV-Vis, Tabung Reaksi, Mikropippete 100-1000uL, Mikropippete 1-10mL,

Bahan:

Sampel halus, H2SO4 pekat; Na2Cr2O7.2H2O ; Glukosa

Pereaksi:

  1. Larutan Dikromat 1N; Larutkan 99.33 g Natrium dikromat dalam 600mL air bebas ion dalam gelas piala, tambahkan 100mL Asam sulfat pekat, panaskan hingga larut sempurna, angkat dan dingin kemudian tera menjadi 1L
  2. Larutan standar 5000ppm karbon organik; Larutkan 12.510g glukosa p.a dengan air suling dalam labu 1L

Prosedur

Timbang 0.05 g contoh tanah kering dalam tabung reaksi. Tambahkan 0,5 mL larutan dikromat 1N sambil dikocok, kemudian tambahkan 0,75mL Asam sulfat pekat kocok kembali dan diamkan selama 30 menit. Diencerkan dengan air bebas ion, tera menjadi 10 ml jika larutan sudah dingin. Ukur absorbansi larutan jernih menggunakan spektrofotometer setelah 4 jam inkubasi pada suhu ruang dengan panjang gelombang 581nm.

Larutan standar karbon organik dibuat pada level 0;25;50;75;100;250 ppm dan diperlakukan sama seperti pada contoh

Picture22Kurva Standar Analisis Total Karbon Organik Rentang 10 ppm – 250 ppm (R2=0.999)

Perhitungan

Kadar karbon organik (%)

= ppm kurva x ml ekstrak 1.000 ml-1 x 100 mg contoh-1 x fk

= ppm kurva x 100 1.000-1 x 100 500-1 x fk

= ppm kurva x 10 500-1 x fk

Keterangan:

ppm kurva = kadar contoh yang didapat dari kurva hubungan antara kadar deret

standar dengan pembacaannya setelah dikoreksi blanko.

100 = konversi ke %

fk = faktor koreksi kadar air = 100/(100 – % kadar air)

Sumber Pustaka:

Jurnal Teknis Balai Pengujian Tanah

Handbook of Soil Analysis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *