UA-82266412-1

Analisis Coliform Salmonella dan E Coli Dengan Metode Most Probable Number (MPN)

Bakteri coliform: e coli dan salmonellaCOLIFORM

1.Metode MPN (3 tabung)
1.1.Peralatan
a.Tabung reaksi
b.Tabung durham
c.Labu erlenmeyer
c.Pipet mikro 1000 µl dengan tip steril
d.Inkubator 36 ± 1oC

         1.2.Perbenihan dan larutan pengencer

          a.Larutan garam fisiologis (NaCl 0,85%)

          b.Media LAB

          c.Media BGLBB 2%

1.3.Cara kerja
A.Uji pendugaan
a.Lakukan homogenisasi sampel.
b.Buat seri pengenceran sampai dengan 1:1000
c.Pipet 1 ml pengenceran 1:10 (10-1) ke dalam masing-masing 3 tabung yang berisi 5 ml LAB yang didalamnya terdapat tabung durham terbalik.
d.Lakukan juga dengan cara yang sama terhadap pengenceran 1:100 (10-2) pada 3 tabung kedua dan 1:1000 (10-3) pada 3 tabung ketiga (tiap pengenceran pergunakan tip yang baru dan steril).
e.Inkubasikan semua tabung dalam inkubator pada suhu 36±1 °C selama 24-48 jam.
f.Setelah 24 jam catat jumlah tabung yang membentuk gas pada masing-masing pengenceran dan simpan lagi tabung yang tidak membentuk gas dalam inkubator pada suhu 36±1 °C selama 24 jam, kemudian catat jumlah tabung yang membentuk gas.
B.Uji penegasan
a.Pindahkan sebanyak 1 ml dari tiap tabung yang membentuk gas pada media LAB ke dalam tabung yang berisi 5 ml BGLBB 2%.
b.Masukkan semua tabung dalam inkubator pada suhu 36±1°C selama 24-28 jam. Adanya gas pada tabung BGLBB 2% memperkuat adanya bakteri coliform dalam sampel.
c.Catat jumlah tabung yang positif gas pada uji penegasan
d.Angka paling mungkin dari coliform dapat dilihat pada table MPN.

Koloni e coli

ESCHERICHIA COLI

1.Metode MPN (3 tabung)
1.1.Peralatan
a.Tabung reaksi
b.Tabung durham
c.Labu erlenmeyer
d.Cawan petri
e.Pipet mikro 1000 µl dengan tip steril
f.Inkubator 36 ± 1oC
g.Sengkelit (Ose)
1.2.Perbenihan dan larutan pengencer
a.Larutan garam fisiologis (NaCl 0,85%)
b.Media LAB
c.Media EC Broth
d.Media EMB
1.3.Cara kerja
A.Uji pendugaan
a.Lakukan homogenisasi sampel
b.Buat seri pengenceran sampai dengan 1:1000
c.Pipet 1 ml pengenceran 1:10 (10-1) ke dalam masing-masing 3 tabung yang berisi 5 ml LAB yang didalamnya terdapat tabung durham terbalik.
d.Lakukan juga dengan cara yang sama terhadap pengenceran 1:100 (10-2) pada 3 tabung kedua dan 1:1000 (10-3) pada 3 tabung ketiga (tiap pengenceran pergunakan tip yang baru dan steril).
e.Inkubasikan semua tabung dalam inkubator pada suhu 36±1 °C selama 24-48 jam.
f.Setelah 24 jam catat jumlah tabung yang membentuk gas pada masing-masing pengenceran dan simpan lagi tabung yang tidak membentuk gas dalam inkubator pada suhu 36±1 °C selama 24 jam, kemudian catat jumlah tabung yang membentuk gas.
g.Pindahkan sebanyak 1 ml dari tiap tabung yang membentuk gas pada media LAB ke dalam tabung yang berisi 5 ml EC Broth.
B.Uji penegasan
a.Lanjutkan penetapan Escherichia coli (E coli) dengan menginokulasikan biakan yang membentuk gas pada tabung EC Broth ke perbenihan EMB dalam cawan petri menggunakan Ose.
c.Inkubasikan pada suhu 36±1 °C selama 18-24 jam
d.Amati koloni yang tumbuh berwarna hijau kilap logam
e.Tabung EC Broth pada uji pendugaan dinyatakan positif mengandung E coli jika tumbuh koloni berwarna hijau kilap logam pada perbenihan EMB.
f.Catat tabung positif E coli
g.Angka paling mungkin dari E coli dapat dilihat pada tabel MPN.

Salmonella.XLD

SALMONELLA

1.Metode MPN (3 tabung)
1.1.Peralatan
a.Tabung reaksi
b.Tabung durham
c.Labu erlenmeyer
d.Cawan petri
e.Pipet mikro 1000 µl dengan tip steril
f.Inkubator 36 ± 1oC
g.Sengkelit (Ose)
1.2.Perbenihan dan larutan pengencer
a.Larutan garam fisiologis (NaCl 0,85%)
b.Media LAB
c.Media XLD
1.3.Cara kerja
A.Uji pendugaan
a.Lakukan homogenisasi sampel.
b.Buat seri pengenceran sampai dengan 1:1000
c.Pipet 1 ml pengenceran 1:10 (10-1) ke dalam masing-masing 3 tabung yang berisi 5 ml LAB yang didalamnya terdapat tabung durham terbalik.
d.Lakukan juga dengan cara yang sama terhadap pengenceran 1:100 (10-2) pada 3 tabung kedua dan 1:1000 (10-3) pada 3 tabung ketiga (tiap pengenceran pergunakan tip yang baru dan steril).
e.Inkubasikan semua tabung dalam inkubator pada suhu 36±1 °C selama 24-48 jam.
f.Setelah 24 jam catat jumlah tabung yang membentuk gas pada masing-masing pengenceran dan simpan lagi tabung yang tidak membentuk gas dalam inkubator pada suhu 36±1 °C selama 24 jam, kemudian catat jumlah tabung yang membentuk gas.
B.Uji penegasan
a.Lanjutkan penetapan Salmonella dengan menginokulasikan biakan yang membentuk gas pada tabung LAB ke perbenihan XLD dalam cawan petri menggunakan Ose.
c.Inkubasikan pada suhu 36±1 °C selama 18-24 jam
d.Amati koloni yang tumbuh berwarna merah muda dengan bintik hitam di tengah.
e.Tabung LAB pada uji pendugaan dinyatakan positif mengandung Salmonella jika tumbuh koloni berwarna merah muda dengan bintik hitam di tengah pada perbenihan XLD.
f.Catat tabung positif Salmonella.
g.Angka paling mungkin dari Salmonella dapat dilihat pada tabel MPN.

Source: SNI Uji Mikrobiologi

{ Leave a Reply ? }

  1. 翻墙软件

    I have been exploring for a little for any high quality articles or weblog posts in this kind of space . Exploring in Yahoo I ultimately stumbled upon this web site. Studying this info So i’m satisfied to show that I’ve a very just right uncanny feeling I discovered exactly what I needed. I such a lot no doubt will make sure to do not put out of your mind this website and give it a glance regularly.

  2. Wisnu

    Mantap…

  3. Domin

    I just want to say I’m newbie to blogging and site-building and seriously savored this blog. Very likely I’m likely to bookmark your blog post . You surely have fabulous articles. Bless you for sharing your website.

  4. EPF UAN Activation Status

    its really nice information you share with us. thanks for share it with us.

  5. Diansaroh

    Untuk acuannya sni nomer berapa ya, saya mau terapkan untuk uji pupuk organik, terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *